logologologologo
  • Beranda
  • Profile Perusahaan
  • Layanan GFS
    • Cleaning Service
    • Catering
    • Outsourcing
    • Office Support
    • Gardening & Landscaping
  • Blog
Alat kebersihan
11 Alat Kebersihan Wajib Yang Harus Dimiliki
September 24, 2020
Kartu Prakerja
Gelombang 11 buka? Ini Cara Pendaftaran Prakerja
Oktober 5, 2020

Cegah Banjir Dengan Menggunakan Saluran Drainase

September 24, 2020
Drainase

Memasuki musim penghujan pasti akan ada bencana banjir yang menghantui sebagian besar kota di Indonesia. Oleh sebab itulah membuat saluran drainase sering menjadi solusi sebagai upaya menanggulangi terjadinya genangan air yang menyebabkan banjir di perkotaan. Tapi tahukah Anda bahwa sebenarnya drainase merupakan komponen perencanaan pembangunan sebuah kota? Untuk itu, agar kalian mengenal lebih lengkap tentang saluran drainase simak penjelasan lengkap dalam artikel berikut ini. 

Pengertian Drainase

Pengertian drainase atau pengatusan adalah saluran yang digunakan sebagai pembuangan massa air yang dilakukan secara alami maupun buatan baik dari permukaan (parit) atau sub-permukaan (gorong-gorong). Pembuangan tersebut dapat dilakukan dengan menguras, membuang hingga mengalihkan air. 

Sistem drainase tak jauh beda dengan sistem irigasi. Penggunaannya dalam tata ruang berguna untuk mengatur jumlah air agar tidak berlebih. Sistem ini juga berguna di konstruksi maupun pertanian serta digunakan untuk menghindari banjir dan kerusak lainnya. 

Secara umum, pengertian drainase adalah serangkaian bangunan air yang digunakan untuk mengurangi atau membuang kelebihan air dari suatu lahan. Selain itu saluran drainase juga bisa diartikan sebagai usaha untuk mengontrol kualitas air tanah.

Tidak hanya itu, karena drainase merupakan salah satu item pembangunan sebuah kota, maka drainase kota telah diatur pada SK menteri PU No. 233 tahun 1987.  Menurut SK tersebut, yang dimaksud drainase kota adalah jaringan pembuangan air yang berfungsi mengeringkan bagian-bagian wilayah administrasi kota dan daerah urban dari genangan air, baik dari hujan lokal maupun luapan sungai yang melintas dalam kota.

Sejarah Drainase

Tahukah kalian bahwa drainase sudah ada sejak zaman dahulu? Ternyata sistem drainase sudah diterapkan pada peradaban kuno di sekitar Sungai Indus atau disebut dengan Peradaban Lembah Indus. Mereka memiliki sistem pembuangan air limbah yang canggih. Sistem pengairan di wilayah Sungai Indus juga berhasil walaupun belum begitu sempurna. Peradaban lembah indus berpusat di kota Harappa dan Mohenjo-daro. 

Peradaban ini berlangsung dari tahun 3300 – 1300 SM. Berada di wilayah barat laut Asia Selatan, Lembah Indus merupakan salah satu dari tiga peradaban awal yang paling luas. Dimana situsnya tersebar dari timur laut Afghanistan hingga India barat.

Kedua tempat utama yang paling terkenal bernama Harappa dan Mohenjo-daro. Semua rumah di kota-kota besar Harappa dan Mohenjo-daro sudah memiliki akses ke fasilitas air dan drainase. Air limbah diarahkan ke saluran pembuangan gravitasi tertutup, yang berjajar di jalan-jalan utama.

Sistem Drainase

Setelah Anda mengetahui tentang pengertian drainase, sejarah saluran drainase, berikut beberapa sistem drainase yang perlu kalian ketahui, 

1. Drainase untuk Konstruksi dan Tata Ruang

Setiap negara memiliki aturan sendiri dalam pengaturan sistem drainase di setiap bangunan. Berikut sistem drainase untuk industri :

  • Point Drainage
    Sistem ini menggunakan pipa dibawah tanah yang terhubung dengan selokan. Biasanya diperlukan penggalian yang dalam berupa parit dengan bentuk papan dan strutting
  • Channel Drainage
    Saluran drainase ini dibuat dari beton, baja, komposit atau polimer. Salurannya lebih besar dari point drainage serta penggalian yang dilakukan jauh lebih dalam.

2. Drainase pada di Dunia Pertanian

Tujuan drainase pada dunia pertanian adalah meningkatkan produksi hasil pertanian dengan cara air dikeringkan di tanah. Cara ini juga melibatkan kombinasi pengontrol, erosi, air hujan dan sebagainya. Ada dua jenis drainase utama yang digunakan pada sistem pertanian yakni :

  • Surface Drainage
    Sistem ini digunakan jika ada kelebihan air di permukaan tanah. Caranya dengan menggali parit yang dangkal atau disebut juga dengan saluran terbuka. Sistem surface berfungsi saat curah hujan tinggi sehingga pengairan irigasi bisa berjalan maksimal. Karena memanfaatkan gravitasi, maka untuk memudahkan aliran air berlebih berpindah ke tempat pengumpul yang lebih besar dan dalam, tanah harus dibuat dengan kemiringan yang sesuai. 
  • Sub-surface Drainage
    Perbedaan sistem sub-surface dengan surface terletak pada pembagian sistem yang digunakan. Ada sistem yang ditambahkan yaitu pembuangan saluran yang bisa dikendalikan dan memiliki kontrol yang dapat dibuka tutup sesuai kebutuhan air. Cara ini juga dapat menghemat banyak air irigasi serta meminimalisir biaya konstruksi. 

Jenis Drainase

Tidak hanya memiliki perbedaan dalam hal sistem tata ruang dan sistem pada pertanian, drainase juga memiliki beberapa jenis. Berikut beberapa jenis-jenis drainase

Menurut Sejarah Terbentuknya

  1. Drainase alamiah (Natural Drainage)
    Drainase alami adalah sistem yang terbentuk secara alami tanpa ada bantuan dari manusia. 
  1. Drainase buatan (Artificial Drainage)
    Drainase buatan adalah sistem yang sengaja dibuat untuk menentukan kapasitas air dan biasanya berupa saluran. Untuk pembuatannya sendiri berdasar analisis ilmu drainase. 

Menurut Letak Saluran

  1. Drainase permukaan (Surface Drainage)
    Adalah saluran drainase yang dibuat di atas permukaan tanah. Fungsinya untuk mengalirkan air di permukaan. Analisa aliran nya adalah open channel flow. 
  1. Drainase bawah tanah (Sub Surface Drainage)
    Media yang digunakan untuk drainase bawah tanah adalah pipa yang berada di bawah tanah. Biasanya penggunaan drainase jenis ini berdasarkan alasan tertentu. Umumnya karena alasan artistik dan fungsi tanah yang tidak memperbolehkan adanya saluran air di permukaan tanah seperti lapangan terbang, taman, lapangan sepak bola dan lain-lain.

Menurut Konstruksi

  1. Saluran Terbuka
    Merupakan sistem drainase yang digunakan untuk menampung dan mengalirkan air hujan. Biasanya pada pinggiran kota, saluran drainase tidak diberi lapisan pelindung (lining). Berbeda dengan saluran yang berada di kota akan diberi lapisan pelindung berupa beton, pasangan batu atau bata. 
  1. Saluran Tertutup
    Saluran tertutup digunakan untuk saluran air kotor yang mengganggu kesehatan lingkungan. Sistem ini biasanya digunakan di perkotaan atau kota besar dengan tingkat kepadatan penduduk tinggi.

Menurut Fungsi

  1. Single Purpose
    Saluran ini berfungsi untuk mengalirkan satu jenis air saja
  1. Multi Purpose
    Saluran ini berfungsi mengalirkan beberapa jenis air buangan, secara bergantian atau dicampur. 

Fungsi Drainase

Ternyata sangat beragam buka jenis-jenis drainase tersebut, lalu sebenarnya apa saja fungsi saluran drainase? Fungsi saluran drainase antara lain,

  1. Untuk menurunkan permukaan air tanah sampai tingkat ideal
  2. Mengendalikan air hujan agar tidak terjadi peluapan air dan mengakibatkan banjir. 
  3. Mengurangi kelebihan air di suatu lahan agar lahan tersebut dapat digunakan dengan optimal
  4. Mengendalikan air di permukaan untuk memperbaiki daerah yang menjadi genangan air atau banjir
  5. Mengurangi erosi tanah, kerusakan jalan serta bangunan 

Itu dia penjelasan lengkap mengenai saluran drainase yang perlu kalian ketahui. Sampai hari ini, sistem drainase masih menjadi salah satu cara untuk menanggulangi terjadinya banjir di kota-kota besar. Tapi perlu Anda ingat, menjaga kebersihan juga menjadi solusi untuk menanggulangi banjir. Salah satunya dengan mendaur ulang sampah dapur menjadi pupuk kompos untuk tanaman. Jadi, semakin kreatif kita memanfaatkan barang bekas, maka banyak kesempatan untuk membuat sistem saluran air bisa bekerja maksimal tanpa terkendala adanya sampah yang menyumbat aliran air.

Share
0
Alvina Vivian Wardhani
Alvina Vivian Wardhani

Related posts

Juni 10, 2021

Cara Mengatasi WC Mampet dengan Garam: Hanya Perlu 2 Jam


Read more
5s adalah
April 21, 2021

5S Adalah – Pemahaman Implementasi Budaya 5S


Read more
Pentingnya Pengharum Ruangan
April 17, 2021

Wangi Bermanfaat! 8 Alasan Pentingnya Pengharum Ruangan


Read more

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Rekomendasi

  • 0
    Cara Mengatasi WC Mampet dengan Garam: Hanya Perlu 2 Jam
    Juni 10, 2021
  • 5s adalah0
    5S Adalah – Pemahaman Implementasi Budaya 5S
    April 21, 2021
  • Pentingnya Pengharum Ruangan0
    Wangi Bermanfaat! 8 Alasan Pentingnya Pengharum Ruangan
    April 17, 2021
  • Cara Membersihkan Kaca Aquarium0
    15 Tips dan Cara Membersihkan Kaca Aquarium Agar Kinclong!
    April 8, 2021
  • Cara Mengusir Kecoa0
    Coba! 31 Tips dan Cara Mengusir Kecoa Paling Ampuh
    April 1, 2021
© 2021 Generale Facility. All Rights Reserved.